Sistem Penyediaan Air Minum Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) PAM JAYA di Pulau Kelapa Dua, Kelurahan Pulau Kelapa, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, kembali beroperasi dan melayani kebutuhan air bersih warga sejak 14 Agustus 2026.

Lurah Pulau Kelapa, Muhammad Adriansyah, menyambut baik kembali beroperasinya fasilitas tersebut, karena pasokan air bersih dapat kembali terpenuhi.

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur dan menyambut baik beroperasinya kembali mesin SWRO di Pulau Kelapa Dua. Itu artinya pasokan air bersih kepada warga masyarakat di Pulau Kelapa Dua dapat kembali normal,” ujar Adriansyah, Jumat (21/08/2026).

Ia berharap petugas melakukan pemeriksaan dan pemeliharaan mesin secara rutin. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah kerusakan serupa maupun gangguan yang lebih parah di kemudian hari.

“Kami berharap para pekerja dapat melakukan pekerjaannya untuk mengecek mesin SWRO dengan rutin, supaya kerusakan yang serupa atau yang lebih parah tidak terjadi kembali. Terima kasih saya ucapkan,” kata Adriansyah.

Adriansyah juga menilai kapasitas pengoperasian SWRO Pulau Kelapa Dua perlu ditingkatkan. Saat ini kapasitas produksi berada di angka sekitar 0,25 liter per detik (LPS) dan diharapkan dapat ditingkatkan menjadi 1 LPS.

“SWRO Pulau Kelapa Dua butuh ditingkatkan sistem pengoperasiannya dari 0,25 LPS menjadi 1 LPS, agar produksi dan pelayanan bisa berjalan dengan lancar tanpa memforsir mesin untuk terus berjalan,” tuturnya.

Sementara itu, Koordinator SWRO PAM JAYA Pulau Kelapa Dua, Andi Ardiansyah, membenarkan bahwa fasilitas tersebut telah kembali beroperasi dan melayani kebutuhan air bersih masyarakat.

“Alhamdulillah sudah, sudah berjalan dan sudah melayani warga Pulau Kelapa Dua dari tanggal 14 Agustus,” ujar Andi.

Sementara itu, salah seorang warga Pulau Kelapa Dua, Nita (42), mengaku bersyukur dengan kembali beroperasinya SWRO. Ia berharap pelayanan air bersih dapat berlangsung secara konsisten dan kualitas air tetap terjaga.

“Alhamdulillah sekarang SWRO sudah kembali berjalan. Kami berharap air bersih bisa terus tersedia dan tidak terjadi lagi gangguan seperti sebelumnya,” tandasnya.