Unit Pengelola Teknis (UPT) Pusat Budidaya dan Konservasi Laut (PBKL) Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta mendistribusikan 10.684 bibit karang ke empat pulau di wilayah Kepulauan Seribu.

Kepala UPT PBKL Dinas KPKP DKI Jakarta, Andi Dala Jemma mengatakan, ribuan bibit karang tersebut didistribusikan ke Daerah Perlindungan Laut Berbasis Masyarakat (DPL-BM) yang tersebar di Pulau Tidung, Pulau Pari, Pulau Payung, dan Pulau Lancang.

“Kegiatan transplantasi ini telah dilakukan sejak awal tahun. Total ada 10.684 bibit karang yang sudah tertanam di empat pulau tersebut,” ujarnya, Rabu (26/08/2026).

Andi memerinci, distribusi bibit karang tersebut meliputi 1.600 bibit di Pulau Lancang, 1.600 bibit di Pulau Pari, 3.484 bibit di Pulau Payung, dan 4.000 bibit di Pulau Tidung.

Menurutnya, terdapat perbedaan signifikan dalam pelaksanaan program tahun ini. Jika sebelumnya distribusi bibit karang hanya terfokus di Pulau Tidung, mulai tahun ini jangkauannya diperluas ke sejumlah pulau lain di Kepulauan Seribu Selatan.

“Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam menjaga kelestarian ekosistem laut. Terumbu karang memiliki peran vital, baik bagi kehidupan bawah laut maupun keberlangsungan mata pencaharian masyarakat pesisir,” ungkapnya.

Andi menambahkan, pemulihan terumbu karang diharapkan memberikan manfaat ekologis yang besar. Selain menjaga keanekaragaman hayati, upaya ini juga dapat meningkatkan produktivitas sektor perikanan serta daya tarik pariwisata bahari di Jakarta.

“Ini adalah investasi lingkungan. Dengan terumbu karang yang sehat, ekosistem laut akan terjaga dan pada akhirnya berdampak positif terhadap kesejahteraan ekonomi nelayan dan pelaku wisata,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok DPL-BM Karang Mutiara Lancang, Damiyati menyampaikan apresiasinya atas bantuan yang diberikan Pemprov DKI Jakarta. Pihaknya menerima bantuan berupa 400 substrat dan 1.600 bibit karang.

Menurutnya, bantuan transplantasi tersebut sangat membantu proses pemulihan ekosistem bawah laut di wilayahnya.

“Kami sangat senang karena tahun ini mendapatkan bantuan tersebut. Kami berkomitmen menjaga bibit-bibit karang ini agar dapat tumbuh dengan baik,” tandasnya.