Kabupaten Kepulauan Seribu mencanangkan kegiatan Bulan Dana PMI Tahun 2026, yang diselenggarakan di Gedung Mitra Praja, Jakarta, Rabu (09/09/2026).

Pencanangan Bulan Dana PMI Tahun 2026 dihadiri langsung Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan, Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Aceng Zaeni, Sekkab Kepulauan Seribu, Tri Indrawan, Ketua PMI DKI Jakarta Beky Mardani, SKPD/UKPD terkait, pengurus PMI DKI Jakarta dan pengurus PMI Kabupaten Kepulauan Seribu.

"Kabupaten Kepulauan Seribu memiliki prestasi dari sisi persentase Bulan Dana PMI dari tahun lalu, pada tahun ini kita harapkan prestasi ini bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan," kata Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan.

Fadjar menilai, dengan dukungan SKPD/UKPD terkait serta pihak swasta maka Bulan Dana PMI Tahun 2026 bisa dilakukan secara maksimal, termasuk melampaui target yang ditentukan.

"Kita targetkan Bulan Dana PMI Tahun 2026 bisa melebihi target yang ditentukan, yaitu lebih dari Rp300 juta. Kita libatkan semua pihak dengan metode-metode yang menyeluruh," tegasnya.

Fadjar mengaku, potensi penghimpunan dana di Kepulauan Seribu cukup besar, salah satunya berasal dari sektor pariwisata. Meningkatnya jumlah wisatawan yang berkunjung diharapkan dapat turut memberikan kontribusi terhadap kegiatan kemanusiaan PMI. 

“Wisatawan, pemilik resort, pelaku usaha, dan berbagai pihak lainnya dapat berpartisipasi melalui donasi yang nantinya dimanfaatkan untuk kegiatan kemanusiaan,” tambahnya.

Seperti diketahui, Bulan Dana PMI Tahun 2026 dimulai sejak 1 September hingga 30 November. Penyelenggaraan Bulan Dana PMI memiliki dasar hukum, salah satunya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan.

"Masyarakat tidak perlu mempertanyakan tujuan penyelenggaraannya sepanjang pengelolaan dan pertanggungjawaban dana dilakukan secara baik," kata Ketua PMI DKI Jakarta, Beky Mardani.

Beky menegaskan, dana yang dihimpun melalui Bulan Dana PMI Tahun 2026 akan digunakan untuk mendukung berbagai program kemanusiaan pada tahun 2027, antara lain tanggap darurat bencana, pelayanan kesehatan, pelayanan ambulans, klinik dan pos P3K, pembinaan Palang Merah Remaja (PMR) dan relawan, pengembangan organisasi, serta kesiapsiagaan menghadapi dampak kekeringan.

"Kita berharap dari bulan dana ini Kepulauan Seribu tetap bisa mempertahankan capaian persentasenya yang tinggi, hal ini prestasi yang perlu dipertahankan karena partisipasi masyarakat harus terus ditingkatkan," tambahnya.