Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kabupaten Kepulauan Seribu, berhasil panen pakcoy dan kangkung hasil budidaya hidroponik di SMAN 69, Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu Utara.

Kasi Ketahanan Pangan Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Helena Simarmata mengatakan, kegiatan panen merupakan bagian dari pemanfaatan lahan sekolah untuk budidaya tanaman pangan dengan metode hidroponik.

"Panen kali ini dilakukan pada satu rak hidroponik dengan sistem Deep Flow Technique atau DFT. Komoditas yang dipanen berupa pakcoy sebanyak lima kilogram dan kangkung dua kilogram," ujar Helena, Senin (14/09/2026).

Ia menjelaskan, rak hidroponik yang digunakan memiliki 72 lubang tanam dengan luasan lahan sekitar 24 meter persegi. Kegiatan panen diikuti lima belas peserta tenaga pendidik dan PJLP Sudin KPKP Kepulauan Seribu.

Menurut Helena, kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya mendorong pemanfaatan lahan di lingkungan sekolah untuk menghasilkan pangan secara mandiri sekaligus mengenalkan budidaya pertanian kepada warga sekolah.

"Budidaya hidroponik cukup sesuai diterapkan di wilayah Kepulauan Seribu karena dapat dilakukan pada lahan yang terbatas. Hasil panennya juga dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan di lingkungan sekolah," katanya.

Sementara itu, salah seorang guru SMA Negeri 69 Pulau Pramuka, Soleh, mengapresiasi kegiatan panen hidroponik yang dilakukan di lingkungan sekolah. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan manfaat langsung bagi warga sekolah.

"Selain menghasilkan sayuran untuk dikonsumsi, kegiatan ini juga menjadi contoh pemanfaatan lahan sekolah secara produktif. Ke depan, kami berharap budidaya hidroponik ini dapat terus dikembangkan," tandasnya.