Sudin Perhubungan Kepulauan Seribu tengah melaksanakan pembangunan kanopi pada area jembatan penghubung dermaga (trestle) di Pulau Harapan, Kepulauan Seribu Utara.
Pembangunan ini dihadirkan bisa memenuhi mobilitas masyarakat sekaligus mempercantik kawasan wisata bahari.
Kepala Seksi Pembangunan Pelabuhan Sudin Perhubungan Kepulauan Seribu, Ahyus Wanto mengatakan, pembangunan kanopi merupakan bagian dari pemenuhan fasilitas kepelabuhanan di wilayah DKI Jakarta. Pekerjaan tersebut sekaligus menindaklanjuti usulan masyarakat sejak 2024.
“Kanopi ini dibangun untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan wisatawan saat melintas di trestle,” ujarnya, Selasa (22/09/2026).
Ia menjelaskan, pembangunan dilaksanakan dalam dua tahap tahun anggaran. Tahap pertama dikerjakan pada 2026, sedangkan tahap kedua direncanakan dilanjutkan pada 2027.
Pekerjaan tahap pertama dimulai pada Juli 2026 dengan persiapan dan mobilisasi material. Konstruksi fisik kemudian dimulai pada awal Agustus 2026.
"Hingga September 2026, progres pekerjaan telah mencapai sekitar 50 persen," ucapnya.
Ahyus menuturkan, pembangunan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai peneduh, tapi bisa juga menjadi bagian dari spot swafoto yang dapat menambah daya tarik Pulau Harapan.
“Selain memberi keteduhan, kanopi ini kami rancang menjadi salah satu spot swafoto yang ikonik di Pulau Harapan,” katanya.
Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan membuat warga dan wisatawan semakin nyaman saat menggunakan trestle yang menjadi salah satu titik simpul konektivitas transportasi perairan di Pulau Harapan.
“Kami akan terus memantau pengerjaan hingga seluruh tahapan selesai sesuai rencana, sehingga fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal bagi masyarakat maupun wisatawan,” bebernya.
Sementara itu, Lurah Pulau Harapan, Muhammad Nuralim, mengapresiasi pembangunan kanopi yang dinilai menjawab kebutuhan masyarakat. Menurutnya, fasilitas tersebut akan memberikan perlindungan dari panas dan hujan bagi warga serta wisatawan yang melintasi trestle.
“Kami mengapresiasi Sudin Perhubungan Kepulauan Seribu yang telah merealisasikan usulan masyarakat. Semoga pembangunan ini menambah kenyamanan warga dan wisatawan,” tuturnya.
Nuralim berharap fasilitas yang dibangun dapat dirawat bersama sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang. Ia juga mengajak masyarakat turut menjaga kebersihan dan kondisi kanopi setelah pembangunan rampung.
“Dengan adanya fasilitas ini, kami berharap Pulau Harapan semakin nyaman dikunjungi. Warga juga harus ikut menjaga agar fasilitas tetap baik dan dapat digunakan bersama,” tandasnya.