Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Sudin KPKP) Kepulauan Seribu, menyalurkan bantuan sarana produksi pertanian (Saprodi) kepada warga di Kelurahan Pulau Kelapa, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.

Kepala Seksi Ketahanan Pangan Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Helena Simarmata mengatakan, bantuan yang disalurkan secara bertahap diberikan kepada kepada Kelompok Wanita Tani (KWT), pengelola RPTRA, dan warga penggiat urban farming.

Menurutnya, penerima bantuan yang telah mendapat dukungan di antaranya KWT Hijau Daun di Pulau Kelapa Dua dan pengelola RPTRA Arung Palakka di Pulau Kelapa

“Program ini untuk mengoptimalkan lahan sekaligus meningkatkan aktivitas bercocok tanam dan ketersediaan pangan di lingkungan warga,” ujarnya, Kamis (24/09/2026).

Helena menjelaskan, bantuan yang disalurkan meliputi paranet, 2 set mesin pompa, 2 kemasan pestisida Alika, 10 karung pupuk, 2 alat semprot atau misti, dan 20 pot tanaman.

Selain itu, bantuan mencakup 50 bibit cabai, 3 bibit pakcoy, 2 bibit sawi, 2 bibit bayam, 2 bibit selada, serta benih cabai. Untuk mendukung budidaya hidroponik, diberikan pula 100 netpot, 4 lembar kain flanel, 4 lembar rockwool, 7 pasang AB Mix, serta sejumlah bahan media tanam.

“Bantuan ini menjadi bagian dari upaya memperluas urban farming di Kepulauan Seribu. Warga juga dapat mengajukan permohonan sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Helena berharap sarana yang telah diberikan dapat dimanfaatkan dan dirawat secara optimal sehingga kegiatan bercocok tanam terus berkembang.

"Kami juga terus memberikan pendampingan kepada mereka, agar pemanfaatan lahan produktif dapat mendukung ketahanan pangan masyarakat di pulau-pulau," bebernya.

Sementara itu, Ketua KWT Hijau Daun Pulau Kelapa Dua, Rosada, mengapresiasi bantuan yang diberikan Sudin KPKP Kepulauan Seribu.

Ia berharap dukungan tersebut dapat menjaga keberlanjutan kegiatan urban farming sekaligus meningkatkan hasil tanaman untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga dan lingkungan sekitar.

“Bantuan ini sangat membantu kami mengembangkan tanaman sayuran dan mendorong anggota KWT semakin aktif bercocok tanam,” tandasnya.