Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan mengapresiasi kegiatan Kaderisasi Kepemimpinan Nahdlatul Ulama (NU) Tingkat Kabupaten Kepulauan Seribu, yang digelar di Gedung Serbaguna Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan pada 27-28 September

Wakil Camat Kepulauan Seribu Selatan, Sidartawan mengatakan, kegiatan kaderisasi memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi penerus NU yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga berakhlak, memiliki loyalitas kepada umat, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, NU memiliki pengalaman yang kuat dalam kehidupan bermasyarakat dan basis pengikut yang besar. Karena itu, kaderisasi kepemimpinan dinilai dapat menjadi wadah untuk mencetak kader-kader yang mampu berkontribusi di berbagai bidang.

“Kaderisasi bukan hanya untuk menambah pengetahuan, tetapi merupakan proses menyiapkan kader yang berilmu, berakhlak, memiliki loyalitas kepada umat, serta mampu hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat Kepulauan Seribu, nasional, bahkan dunia,” ujar Sidartawan, Senin (28/09/2026).

Ia menambahkan, tantangan zaman membutuhkan kader NU yang tidak hanya mampu menyampaikan gagasan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk bekerja dan menerapkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah dalam kehidupan sehari-hari.

“Di tengah berbagai tantangan zaman, NU membutuhkan kader yang tidak hanya mampu berbicara, tetapi juga mampu bekerja. Tidak hanya memahami nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah, tetapi juga mampu menerjemahkannya dalam kehidupan nyata. Saya yakin seyakin-yakinnya, NU pasti mampu dan bisa,” tuturnya.

Sementara itu, Rais Syuriah PCNU Kepulauan Seribu, K. H. Mawardi, menegaskan bahwa kaderisasi merupakan proses penting untuk melahirkan generasi penerus yang memahami nilai-nilai ke-NU-an, memiliki wawasan kepemimpinan, dan siap mengabdi kepada masyarakat.

Ia menilai pembinaan kader idealnya dimulai sejak usia remaja melalui badan otonom pelajar NU. Menurutnya, keberadaan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter generasi muda.

“Organisasi seperti IPNU dan IPPNU memiliki posisi strategis sebagai ruang pembinaan generasi muda. Lewat wadah ini, mereka mengenali nilai keislaman, kebangsaan, dan kepemimpinan sejak dini,” kata Mawardi.

Mawardi juga mengimbau seluruh warga Nahdliyin agar menyikapi berbagai persoalan dengan tenang dan penuh pertimbangan. Setiap dinamika yang muncul, kata dia, perlu diselesaikan melalui musyawarah dan mengedepankan kebijaksanaan.

Rangkaian pembekalan kaderisasi tersebut diikuti jajaran pengurus dan kader NU se-Kepulauan Seribu.

Turut hadir Ketua Tanfidziyah PCNU Kepulauan Seribu, Fahrullah, bersama jajaran pengurus dan pengelola organisasi NU setempat.