Kehadiran kios pelayanan air bersih PAM JAYA di Kelurahan Pulau Kelapa dan Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, mendapat sambutan positif dari warga.
Fasilitas ini menjadi alternatif untuk memenuhi kebutuhan tambahan air bersih sekaligus mengurangi antrean pembelian.
Pelaksana Tugas (Plt) Manager PAM JAYA Kepulauan Seribu, Januar Indropuspo mengatakan, penyediaan kios air merupakan tindak lanjut atas aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui Kabupaten Kepulauan Seribu bersama anggota DPRD DKI Jakarta.
“Kios ini merupakan yang perdana dan hadir sebagai tindak lanjut atas keluhan masyarakat. Kami diminta memenuhi tambahan kebutuhan air sebanyak 6.000 liter per hari,” ujarnya, Kamis (01/10/2026).
Ia menjelaskan, kios pelayanan air bersih di dua kelurahan telah terpasang dan beroperasi. Kios ditempatkan di luar pagar area Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) untuk memudahkan akses masyarakat mendapatkan air bersih.
“Konsep kios air di luar pagar area SWRO sudah selesai dipasang dan beroperasi. Saat ini kami terus memonitor pelayanan di lapangan,” jelasnya.
Menurut Januar, air yang tersedia di kios dikenakan tarif BWRO sebesar Rp30 per liter dengan sistem pembayaran prabayar. Untuk memudahkan transaksi, PAM JAYA juga menyediakan mesin Electronic Data Capture (EDC), sehingga warga dapat melakukan pembayaran secara nontunai.
“Monitoring operasional kios menjadi bagian dari upaya memastikan layanan berjalan optimal dan mampu memenuhi kebutuhan tambahan air warga,” katanya.
Sementara itu, salah seorang warga Pulau Kelapa, Suryadi (37), mengapresiasi keberadaan kios tersebut. Menurutnya, fasilitas ini membantu warga memperoleh tambahan air bersih, terutama ketika debit air dari jaringan perpipaan belum merata.
“Adanya kios ini sangat membantu warga, terutama untuk mendapatkan air bersih dengan lebih mudah,” katanya.
Suryadi menilai, sejak pembangunan SWRO, jaringan perpipaan air bersih telah tersambung ke sejumlah rumah warga. Namun, debit air yang diterima belum selalu sama.
Apresiasi serupa disampaikan, warga Pulau Kelapa, Muhammad Efendi (48), ia menilai keberadaan kios memberikan pilihan tambahan bagi warga dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.
“Dengan adanya kios ini, warga memiliki alternatif untuk mendapatkan air bersih sesuai kebutuhan,” tandasnya.