Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan menyambut positif penyelenggaraan Festival Reggae yang digelar Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Kepulauan Seribu di Pulau Untung Jawa, Sabtu (03/10/2026).

Fadjar mengatakan, Kepulauan Seribu memiliki kekayaan yang tidak hanya terletak pada keindahan laut dan pulau-pulaunya, tetapi juga pada keberagaman budaya, kreativitas masyarakat, serta semangat generasi muda yang terus berkembang.

Menurutnya, Festival Reggae menjadi salah satu ruang yang mempertemukan musik, kreativitas, pariwisata, dan masyarakat dalam sebuah kegiatan yang positif dan inklusif.

“Festival Reggae pada hari ini menjadi salah satu ruang untuk mempertemukan musik, kreativitas, pariwisata, dan masyarakat dalam sebuah kegiatan yang positif dan inklusif. Melalui musik, kita dapat membangun ruang interaksi, memperkuat kebersamaan, sekaligus memperkenalkan potensi Kepulauan Seribu kepada masyarakat yang lebih luas,” kata Fadjar.

Ia menilai Pulau Untung Jawa yang menjadi lokasi festival merupakan salah satu destinasi wisata Kepulauan Seribu yang memiliki daya tarik tersendiri. Keindahan alam, suasana pesisir, keramahan masyarakat, serta beragam potensi wisata yang dimiliki menjadi modal penting dalam pengembangan pariwisata di wilayah tersebut.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia, musisi, komunitas, pelaku usaha, masyarakat Pulau Untung Jawa, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan ini,” ujarnya.

Fadjar berharap Festival Reggae tidak hanya menjadi pertunjukan musik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menghidupkan ruang publik, mendorong kreativitas masyarakat, menggerakkan ekonomi lokal, serta memperkuat daya tarik wisata Kepulauan Seribu.

“Semoga Festival Reggae Tahun 2026 dapat menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem seni, musik, pariwisata, dan ekonomi kreatif di Kepulauan Seribu, sekaligus memberikan pengalaman yang berkesan bagi seluruh masyarakat dan wisatawan yang hadir,” tambahnya.