Kabupaten Kepulauan Seribu memperkuat kemitraan dengan pemuka agama, mahasiswa, dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) untuk menjaga kerukunan, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta membangun demokrasi yang sehat.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Peningkatan Kemitraan Pemerintah Daerah dengan Pemuka Agama dan Organisasi Kemasyarakatan, yang diselenggarakan Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Suban Kesbangpol) Kabupaten Kepulauan Seribu di Hotel Arcadia Mangga Dua, Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Kegiatan yang dibuka langsung Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan, turut dihadiri Kepala Suban Kesbangpol Kepulauan Seribu, Achmad Yani Rivai Yusuf, serta perwakilan pemuka agama, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, dan SKPD/UKPD terkait.
Fadjar mengatakan, pemuka agama, mahasiswa dan organisasi kemasyarakatan memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya pembangunan demokrasi yang sehat, adil, dan realistis.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan berbagai elemen masyarakat diperlukan untuk membangun kesamaan persepsi sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan persatuan.
“Kami mengajak para pemuka agama, mahasiswa Kabupaten Kepulauan Seribu, dan organisasi kemasyarakatan bersama bahu-membahu mewujudkan semangat kebersamaan, kesatuan, dan harmonisasi guna mewujudkan suasana kehidupan bersama yang aman, damai, dan harmonis di wilayah Kepulauan Seribu,” ujarnya.
Fadjar berharap, pemuka agama, mahasiswa, dan organisasi kemasyarakatan dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga kerukunan serta menjadi perekat keberagaman di tengah masyarakat.
Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan etnis, budaya, dan agama agar kehidupan bermasyarakat tetap berlangsung aman, damai, dan harmonis.
“Pemuka agama, mahasiswa Kabupaten Kepulauan Seribu, dan organisasi kemasyarakatan dapat menjadi pelopor rasa kebersamaan, membangun ikatan tali silaturahmi antar kader maupun masyarakat lainnya dalam bingkai NKRI,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Suban Kesbangpol Kepulauan Seribu, Achmad Yani Rivai Yusuf menjelaskan, bahwa kegiatan ini menjadi sarana silaturahmi dan dialog antara pemerintah daerah dengan pemuka agama serta pimpinan organisasi kemasyarakatan.
"Melalui pertemuan tersebut, pemerintah daerah dapat menyampaikan arah pembangunan sekaligus menyerap masukan, informasi, dan aspirasi dari para peserta sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan. Selain itu, kemitraan tersebut diharapkan dapat menyatukan langkah dan komitmen dalam mencari solusi atas berbagai persoalan masyarakat serta mendorong partisipasi aktif dalam pembangunan di berbagai bidang," ucapnya.
Yani menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan memelihara kerukunan umat beragama, meningkatkan wawasan kebangsaan, serta menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dengan tetap mengedepankan persatuan dan kesatuan.
Tercatat, kegiatan tersebut diikuti sekitar lima puluh peserta yang berasal dari unsur pemuka agama, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, serta SKPD/UKPD terkait.