Kabupaten Kepulauan Seribu memperkuat budaya memilah sampah dan meningkatkan layanan literasi, melalui pemantauan pengelolaan lingkungan sekolah serta perpustakaan di Pulau Tidung dan Pulau Pramuka.
Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Aceng Zaeni mengatakan, pemantauan dilakukan di SMKN 61 Jakarta, Pulau Tidung, dan SMAN 69 Jakarta, Pulau Pramuka.
Dalam kegiatan tersebut, Aceng Zaeni menekankan pentingnya pembiasaan memilah sampah organik, anorganik dan residu secara konsisten di lingkungan sekolah.
“Kami ingin menumbuhkan kepedulian anak-anak sejak dini melalui kebiasaan sederhana, seperti memilah sampah dan menjaga kebersihan sekolah,” ujarnya, Kamis (15/10/2026).
Menurutnya, pembentukan karakter peduli lingkungan merupakan bagian penting dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) Kepulauan Seribu yang berkualitas.
Selain pengelolaan sampah, Aceng juga menyoroti perlunya peningkatan layanan perpustakaan melalui penyediaan koleksi buku yang sesuai kebutuhan pembaca serta ruang baca yang nyaman dan inklusif bagi berbagai kelompok usia.
“Kolaborasi dengan perangkat daerah terkait perlu terus diperkuat untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana ruang baca yang representatif,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Perpustakaan dan Kearsipan UKT 1 Kepulauan Seribu, Agung Putranto, menyampaikan bahwa kunjungan masyarakat ke perpustakaan rata-rata mencapai tujuh puluh orang per hari.
Untuk mengoptimalkan minat masyarakat tersebut, pihaknya berupaya menyesuaikan koleksi bahan bacaan dengan kebutuhan dan kelompok usia pengunjung.
“Tingginya jumlah kunjungan menjadi momentum bagi kami untuk terus menyempurnakan layanan perpustakaan,” katanya.
Agung menjelaskan, pihaknya berencana menambah buku cerita bergambar yang edukatif bagi TK dan SD, serta buku pengayaan wawasan bagi pelajar SMP dan SMA.
“Koleksi buku yang beragam dan ruang baca yang nyaman diharapkan membuat pengunjung betah membaca, sehingga perpustakaan dapat berperan optimal dalam menambah wawasan masyarakat Kepulauan Seribu,” tandasnya.