Sekitar 60 Sekitar enam puluh warga Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara mengikuti Edukasi Tentang Gerakan Pemilahan dan Pengelolaan Sampah, yang diselenggarakan di Ruang Pola Kantor Kabupaten, Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu Utara, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan yang dibuka secara langsung Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan dihadiri perwakilan pengurus RT, RW, LMK, FKDM, kader PKK, Dasawisma, hingga personel PPSU dan PJLP.

Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan menegaskan, gerakan pilah sampah harus diwujudkan melalui aksi konkret seluruh elemen, bukan sekadar slogan seremonial.

Ia memproyeksikan Kepulauan Seribu menjadi wilayah percontohan, yang diawali dengan Pulau Pramuka sebagai prototipe pulau nol sampah atau zero waste.

"Saya tidak ingin gerakan ini hanya slogan tanpa realisasi. Kita harus saling mendukung. Pengelolaan sampah butuh kolaborasi nyata dari rumah tangga hingga tempat penampungan," ujarnya.

Fadjar juga meminta instansi teknis gencar mengedukasi nilai ekonomis dari sampah anorganik terpilah, seperti botol plastik dan kemasan daur ulang.

"Jangan hanya menyuruh memilah, beri tahu juga nilai jualnya. Jika tahu ada potensi pendapatan tambahan, warga pasti lebih termotivasi. Lingkungan bersih terwujud, manfaat ekonomi pun didapat," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu, Achmad Hariadi menjelaskan, keberlanjutan pemilahan dari hulu sangat menentukan efektivitas pengolahan sampah di hilir.

"Edukasi dan pendampingan kepada petugas serta masyarakat menjadi bagian penting dalam mengoptimalkan pengelolaan sampah dari sumbernya," terangnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut turut diisi dengan peninjauan teknis ke Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) di Pulau Panggang dan Pulau Pramuka guna memastikan optimalisasi operasional di lapangan.

Menanggapi hal ini, salah seorang peserta, Yuni (46), mengaku terdorong untuk menerapkan materi yang didapat ke dalam keseharian, khususnya di tingkat keluarga agar pemilahan mandiri sebelum diangkut petugas benar-benar menjadi kebiasaan

"Kami jadi paham bahwa sampah bernilai ekonomi jika dipilah dengan benar," tandasnya.