Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Sudin KPKP) Kepulauan Seribu, telah memasang pelampung penolong atau ring buoy di enam pulau berpenduduk untuk mendukung keselamatan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian ekosistem laut di Area Perlindungan Laut (APL).

Kepala Seksi Kelautan dan Perikanan Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Gama Eka Anantha mengatakan, pemasangan ring buoy merupakan bagian dari upaya konservasi laut yang dilaksanakan bersama kelompok Daerah Perlindungan Laut Berbasis Masyarakat (DPL-BM).

“Pemasangan ring buoy ini merupakan salah satu bentuk aksi konservasi untuk mendukung keselamatan masyarakat sekaligus menjaga ekosistem laut di kawasan perlindungan,” ujarnya, Kamis (22/10/2026).

Ia menjelaskan, pemasangan telah dilakukan di Pulau Sabira, Pulau Tidung, Pulau Lancang, Pulau Pari, Pulau Payung, dan Pulau Pramuka. Setiap pulau mendapatkan lima unit ring buoy yang ditempatkan di area perlindungan laut.

"Rencananya kami juga akan melakukan pemasangan di Pulau Kelapa dan Pulau Harapan, yang dijadwalkan berlangsung bulan depan," katanya.

Gama menambahkan, penempatan ring buoy diprioritaskan di area rawan kecelakaan dan lokasi dengan aktivitas masyarakat yang tinggi. Kegiatan ini juga melibatkan masyarakat pesisir untuk memperkuat kepedulian bersama dalam menjaga kawasan konservasi.

“Melalui pengelolaan berbasis masyarakat, kami berharap kepedulian warga terhadap kelestarian ekosistem laut semakin meningkat,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua RW 03 Pulau Sabira sekaligus nelayan, Muhammad Ali, mengapresiasi langkah Sudin KPKP Kepulauan Seribu dalam mendukung keselamatan masyarakat dan menjaga kelestarian ekosistem laut.

“Kami berterima kasih dan mendukung pemasangan ring buoy ini. Semoga fasilitas tersebut bermanfaat bagi masyarakat, serta meningkatkan kepedulian bersama dalam menjaga kawasan laut,” tandasnya.