Warga Pulau Panggang Masih Lestarikan Tradisi Arak-Arakan Pengantin


Kategori : Seni dan Budaya | Reporter : Sudin Kominfotik Kab. Adm. Kepulauan Seribu | Editor : Zaini Miftah | 20 Aug 2019 | Dilihat : 929


...

Di era modern sekarang ini, masyarakat Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara hingga kini masih melestarikan tradisi arak-arakan pengantin pada acara pesta perkawinan maupun khitanan.

Lurah Pulau Panggang, Yulihardi menuturkan, tradisi arak-arakan pengantin merupakan warisan dari nenek moyang dan sudah turun-temurun dilakukan dari genari ke generasi.

“Biasanya arak-arakan pengantin sunat maupun perwakinan dilakasanakan sebelum pesta mulai pukul 16.00 WIB dan pukul 8.30 WIB menggunakan alat musik rabana,” ujar Yulihardi, Senin (24/07/2017).

Dikatakan Yulihardi, tujuannya arak-arakan untuk memperkenalkan dan memberitahukan ke seluruh masyarakat bahwa pasangan tersebut sudah menikah atau akan ada pesta.

“Kalau pasangan itu jalan berdua didepan umum tidak lagi ada fitnah. Karena, sudah halal. Tidak hanya di Pulau Pangang, tradisi arak-arakan pengantin juga masih ada di beberapa Pulau Permukiman," pungkasnya.

 

 


Reporter : Saeful Bahri
Editor      : Zaini Miftah


Berita Terbaru

Bagaimana Pendapatmu Terkait Berita Tentang "Warga Pulau Panggang Masih Lestarikan Tradisi Arak-Arakan Pengantin " ?
8 4 6 5