Sebanyak 30 finalis Abang dan None (Abnon) Jakarta Kepulauan Seribu Tahun 2026 mengikuti Public Speaking Day, yang diselenggarakan Sudin Parekraf Kepulauan Seribu di Mall Baywalk, Jakarta, Sabtu (20/06/2026).

Public Speaking Day merupakan rangkaian seleksi pemilihan Abnon Jakarta Kepulauan Seribu Tahun 2026, yang melibatkan juri-juri berkompeten.

Kegiatan ini dihadiri Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan, Asminekbang Kabupaten Kepulauan Seribu, Endro Mukti Wibowo, Kepala Sudin Parekraf Kepulauan Seribu, Fahmi Ardi Ramlan, SKPD/UKPD, para juri dan tamu undangan lainnya.

Menurut Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan, pemilihan Abnon Jakarta Kepulauan Seribu merupakan wadah pengembangan generasi muda, yang tidak hanya menitikberatkan pada penampilan dan wawasan, tetapi juga pada kemampuan berkomunikasi, kepemimpinan, serta kepedulian terhadap pembangunan daerah.

"Dalam perannya sebagai duta wisata, budaya, dan pembangunan, seorang Abang dan None dituntut untuk mampu menyampaikan gagasan, informasi, dan pesan-pesan positif kepada masyarakat secara efektif dan inspiratif. Kegiatan Public Speaking Day memiliki peran yang sangat penting dalam rangka membentuk kapasitas para finalis. Kemampuan berbicara di depan publik bukan hanya menjadi keterampilan pendukung, tetapi merupakan kompetensi utama yang harus dimiliki oleh seorang Abang dan None," kata Fadjar.


Fadjar menegaskan, para finalis diharapkan dapat meningkatkan rasa percaya diri, kemampuan berpikir kritis, keterampilan menyampaikan ide secara terstruktur, serta kemampuan menjadi representasi yang baik bagi Jakarta dan Kepulauan Seribu.

"Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu memiliki peran strategis sebagai destinasi wisata bahari unggulan yang menjadi kebanggaan Jakarta. Potensi alam yang indah, budaya masyarakat pesisir yang kaya, serta pembangunan yang terus berkembang harus dapat diperkenalkan kepada masyarakat melalui generasi muda yang kompeten dan berkarakter," ucapnya.

Fadjar berharap, para finalis Abnon Jakarta Kepulauan Seribu Tahun 2026 mampu menjadi generasi muda yang kreatif, inovatif, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta memiliki kemampuan komunikasi yang baik untuk menyampaikan berbagai potensi dan keunggulan Kepulauan Seribu.

"Jadilah duta yang mampu menginspirasi, membangun citra positif daerah, serta menjadi mitra dalam mendukung pembangunan pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif yang berkelanjutan. Melalui kegiatan Public Speaking Day, para peserta bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar, mengembangkan diri, serta menunjukkan kemampuan terbaik yang dimiliki. Jadikan setiap proses sebagai pengalaman berharga yang akan membentuk karakter, kepemimpinan, dan profesionalisme saudara-saudara sekalian," tambahnya.

Tercatat, kegiatan Public Speaking Day hari ini diikuti 30 finalis Abnon Jakarta Kepulauan Seribu Tahun 2026. Para finalis ini merupakan talenta terbaik yang berhasil melewati tahapan seleksi ketat dari total 196 pendaftar awal, yang terdiri atas 79 orang Abang dan 117 orang None.


"Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk generasi muda yang memiliki kapasitas sebagai duta wisata, duta budaya, dan duta pembangunan yang mampu menjadi representasi positif Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu di tingkat Provinsi DKI Jakarta maupun pada berbagai forum lainnya," kata Kepala Sudin Parekraf Kepulauan Seribu, Fahmi Ardi Ramlan.

Fahmi menjelaskan, melalui kegiatan ini, para finalis diberikan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan komunikasi, kepercayaan diri, wawasan, serta kemampuan berpikir kritis dalam menyampaikan gagasan dan menjawab berbagai isu yang berkaitan dengan pariwisata, budaya, dan pembangunan di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu.

"Para finalis yang mengikuti kegiatan Public Speaking Day diharapkan dapat terus mengembangkan kemampuan komunikasi publik, memperluas wawasan, serta meningkatkan kepedulian terhadap potensi daerah sehingga mampu menjadi Abang dan None Jakarta Kepulauan Seribu Tahun 2026 yang berkompeten, berkarakter, dan berperan aktif dalam mempromosikan serta mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu," ujarnya.